Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Tanda Toxic Parents Orang Tua dan Dampaknya Terhadap Anak

Penulis: Abdul Hadi  Pola asuh buruk berimbas pada cara anak memandang identitas dirinya terhadap keluarga ideal yang dapat berujung sikap benci kepada orang tua. Tak selamanya keluarga dapat digambarkan sebagai mutiara atau harta yang paling berharga. Sebab, bagi sebagian orang, keluarga justru dapat menghambat perkembangan diri individu.  Situasi demikian dikenal dengan disfungsi keluarga, yang awalnya diharapkan menjadi hubungan harmonis, malahan berujung tekanan mental yang melelahkan. Disfungsi keluarga ini seringkali dimotori oleh toxic parents atau sikap orang tua yang beracun.  Tindak perilaku buruk ini lahir dari relasi timpang antara orang tua dan anak. Orang tua yang bersikap buruk kepada anak dapat menyebabkan pelbagai masalah perkembangan. Sikap orang tua yang fluktuatif, kadang sangat menekan dan kadang begitu suportif, atau terlalu dominan dapat mempengaruhi cara anak menjalin hubungan sosial di kemudian hari.  Dilansir dari laman guatavus edu, pola asuh buruk juga berim...

Tentang Kritikus Dan Kritik Sastra

Oleh: Maman S Mahayana Praktik kritik sastra pada hakikatnya merupakan tindak menilai (evaluation). Ia memulai dan mengakhiri kegiatannya dengan memberi penilaian. Ketika seseorang hendak menulis kritik sastra, misalnya, ia mengawalinya dengan melakukan pemilihan dan pemilahan, sebuah proses awal melakukan penilaian: apakah mendahulukan karya A, B, atau C, dan seterusnya. Jika ia memilih karya B, artinya, secara tersirat ia sudah menentukan pilihannya, bahwa karya B, lebih perlu, lebih penting, atau mendesak untuk didahulukan daripada karya yang lain. Lalu, ketika ia mengakhiri menulis kritiknya, secara tersirat pula, ia beranggapan bahwa tulisannya tentang kritik sastra terhadap karya B, cukup sampai di situ. Jika kemudian ternyata masih perlu ada kelanjutannya, itu perkara lain lagi. Begitulah praktik kritik sastra: memulai dan mengakhirnya dengan penilaian. Tampaknya mudah dan sederhana. Seolah-olah begitu gampang: ambil sebuah karya (sastra), lalu lakukan penilaian, selesailah tu...

19 Nama dan Macam Phobia pada Binatang

Oleh: Pradita Ananda MENDENGAR  kata phobia, biasanya sebagian orang akan terlintas phobia atau rasa takut terhadap ketinggian, phobia terhadap air, ataupun phobia terhadap ruang sempit dan gelap. Namun sebetulnya, apa sih definisi dari phobia itu sendiri? Menurut kamus Oxford, phobia diartikan sebagai ketakutan yang ekstrem atau irasional terhadap atau keengganan terhadap sesuatu. Lebih dari itu, phobia juga berlaku terhadap binatang, bukan lagi secara umum namun spesifik terhadap jenis-jenis binatang tertentu. Ya, tidak semua orang menganggap bahwa binatang atau hewan-hewan tertentu itu adalah sebuah mahluk hidup biasa ataupun mahluk hidup yang lucu, indah, dan menggemaskan. Lalu ada phobia apa saja terhadap binatang yang ada selama ini? Berikut ulasan daftar phobia terhadap binatang, sebagaimana disitat  Fearof , Sabtu (13/1/2018). 1. Arachnophobia : Phobia atau rasa takut kepada binatang laba-laba, di mana disebutkan biasanya phobia ini melanda 48% wanita dan 12% laki-laki. 2...