Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parenting

Perkembangan Masa Kanak-Kanak

Oleh : Kuswari     Perkembangan masa kanak-kanak merupakan peristiwa yang  akan dialami oleh setiap anak yang lahir ke dunia. Anak yang tumbuh dalam situasi dan kondisi kedua orangtuanya yang selalu bertengkar, gaduh, saling membenci, bahkan bercerai maka sedikit banyak akan berpengaruh pada anak tersebut. Namun demikian, lingkungan yang baik selama anak itu mengalami perkembangan, akan berdampak baik pula. Lingkungan pergaulan mempunyai pengaruh besar dalam kehidupan seorang anak.            Orangtua dalam masa perkembangan kanak-kanak dituntut untuk ekstra kerja keras, namun bukan berarti bertindak keras pada anak. Hindari bertindak kasar, membentak, mencubit, memukul atau menjelekkan perilakunya dihadapan orang lain.      Memberikan pujian serta menyatakan anak mamah hebat, telah memberikan dorongan positif pada anak. Itu sebabnya, ucapan orangtua harus hati-hati pada anaknya, sebab ucapan adalah doa. Maka jangan sekali...

Anak Tidak Bisa Diatur

Oleh: Ahmad Sofyan Hadi Sudah sering saya menerima pengaduan ibu yang anaknya tidak bisa diatur, tidak disiplin, atau bahkan melawan. Dalam menerima pengaduan itu, saya tidak langsung menelan mentah-mentah seluruh aduan ibunya. Melainkan mengecek tanda tangan ibu bapaknya atau bahkan anaknya bila sudah bisa. Dari sekian banyak kasus yang pernah saya tangani, rata-rata sebab ketidakpatuhan anak adalah dia sudah semakin besar tapi tetap saja mendapatkan tekanan. Secara fisik anak semakin besar, besar tubuhnya semakin sama besar dengan tubuh kedua orang tuanya. Jadi kemampuan membela diri semakin besar pula. Lalu saat anak dipaksa, ditekan, atau diancam, dulu masih patuh dan nurut sebab fisiknya masih kecil. Masih "tahu diri" bahwa dirinya lemah dan bisa disakiti. Jadi memilih  patuh, patuh dengan terpaksa. Tapi saat tubuhnya semakin besar, ia tidak hanya semakin mandiri, tapi juga semakin mampu melindungi dirinya sendiri. Anak punya pilihan mana yang layak dia ikuti dan...

Permen Narkoba Berdampak Buruk Bagi Psikis Anak

Kasus balita terindikasi positif narkoba usai mengonsumsi permen di Kota Selatpanjang, Meranti, Riau, mengundang keprihatinan. Bukan hanya mengganggu tumbuh kembang, balita yang terpapar narkoba juga berpotensi menjadi manusia tidak produktif di masa depan. Kasubdit Penguatan Direktorat Pascarehabilitasi Badan Narkotika Nasional (BNN) Amrita Dewi menilai kasus temuan balita mengonsumsi narkoba di Riau cukup meresahkan. Ia meyakini bandar atau pengedar akan selalu mencari celah untuk terus menghidupkan bisnis haramnya. Anak-anak remaja, usia dini, bahkan usia prasekolah menjadi pangsa pasar yang cukup menjanjikan bagi bisnis narkoba. "Karena kalau kita lihat semakin mereka terpapar, potensi mengalami ketergantungan dan kecanduan di usia dini semakin besar," ungkap Amrita, dalam  Selamat Pagi Indonesia , Rabu, 4 April 2018. Amrita mengatakan dampak buruk narkoba terhadap anak-anak terutama balita tak main-main. Seperti lazimnya obat pada umumnya, narkoba yang merupakan zat ...

Orang Tua Melek Teknologi, Anak Terarah Bermain Gadget

Oleh: Inten Suhartien  Perkembangan teknologi seharusnya bisa dimanfaatkan oleh orang tua dalam mengawasi anak bermain gadget. Agar anak terarah bermain gadget, disarankan bagi orang tua untuk membekali diri terlebih dahulu dengan kemajuan teknologi. Seringnya, orang tua justru tidak tahu apa saja yang dikunjungi anaknya ketika berselancar di dunia maya. Hal ini menyebabkan anak cenderung lebih defensif ketika tidak diberikan izin untuk bermain gadget oleh orang tua. "Misalnya  game online , jika orang tua tidak tahu permainan apa yang dimainkan oleh anaknya anak akan dibiarkan bermain hingga level permainan tertentu. Jika sudah begitu, baru dilarang bermain. Jelas dengan begitu anak akan marah," kata Psikolog Anak Firesta Farizal kepada Medcom.id , Jakarta, Senin, 5 Februari 2018. Menurut Firesta, banyak orang tua yang mengeluh karena anaknya terlalu asyik bermain gadget hingga 7-8 jam sehari. Namun saat ditanya permainan apa yang membuat anaknya betah bermain gadget, o...

Amalan Agar Anak Bebas dari Perbuatan Zina Sepanjang Hidup

Oleh: Ahmad Mundzir Pergaulan bebas semakin menghantui orang tua. Berbagai macam upaya lahir batin harus dilakukan dalam rangka memproteksi anak-anak supaya tidak terjerumus ke dalam lembah nista berupa zina.  Sebagaimana yang kita ketahui bersama, dalam syariat Islam zina muhshon (zina yang dilakukan orang yang pernah menikah) mempunyai level deretan hukuman tertinggi, eksekusinya sangat berat.  Hukuman berat untuk orang yang melakukan zina muhshon adalah dilempari batu hingga meninggal. Ini jauh lebih berat dari pada qishas orang membunuh. Bagi pembunuh, walaupun ia berhak untuk dibunuh setelah melalui proses pengadilan, proses eksekusinya adalah dengan cara dipancung. Dipenggal lehernya, ia akan mati seketika atau hanya dalam hitungan menit. Tingkat sakitnya tentu lebih ringan daripada hukuman zina muhshon dengan dilempari batu yang proses matinya perlahan dan berdarah-darah. Wal 'iyadz billah. Upaya-upaya yang perlu dilakukan oleh orang tu...