Postingan

Menampilkan postingan dengan label Covid19

Obat yang Harus Dihindari Pasien Covid-19 saat Isolasi Mandiri di Rumah

Penulis: Ellyvon Pranita Saat ini, pasien Covid-19 tanpa gejala ataupun bergejala ringan harus melakukan isolasi mandiri di rumah saja. Namun, ada beberapa obat yang harus dihindari dan tidak disarankan untuk dikonsumsi Hal ini dikarenakan, pasien tanpa gejala dan bergejala ringan bisa disembuhkan utamanya dengan meningkatkan imunitas atau sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, mereka biasanya diharuskan untuk mengonsumsi makan-makanan bernutrisi secara cukup dan seimbang.  Konsumsi tambahan bagi pasien isolasi mandiri adalah ragam multivitamin seperti vitamin C, vitamin D, vitamin B, dan Zinc. Tidak hanya itu, istirahat yang cukup, rajin berjemur, mengelola stres dan emosi diri, serta mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan oleh dokter penanggung jawab atau petugas dari fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) terdekat menjadi modal penting untuk segera pulih dari penyakit Covid-19 ini. Namun, ada pula beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pasien Covid-19 yang dirawat d...

Keputusan Presiden Joko Widodo Terkait Covid19

Saya, Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, memberlakukan kerantina parsial terbatas terhadap  aktifitas publik di beberapa wilayah di Indonesia, yaitu 1. DKI Jakarta 2. BEKASI 3. DEPOK 4. BOGOR 5. BANDUNG dan sekitarnya 6. SURABAYA dan sekitarnya 7. BANTEN 8. TANGERANG 9. SEMARANG 10. BALI Aktivitas Publik yang dibatasi antara lain : 1. Meliburkan semua sekolah dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi. 2. Menutup seluruh tempat2 wisata 3. Mengalihkan pola kerja ASN menjadi pola kerja jarak jauh dari rumah, kecuali beberapa pos kementrian terkait. 4. Menghimbau kalangan swasta untuk menyesuaikan kondisi ini untuk mengubah pola kerja menjadi bekerja dari rumah untuk karyawan. 5. Layanan publik baik pemerintah maupun swasta yg berkepentingan dengan epidemi ini, seperti rumah sakit, klink dan fasilitas kesehatan lainnya, untuk tetap beroperasi dan menambah layanan yg terkait dng penanganan pandemi covid 19 dengan tetap menjaga kualitas ...

Mengenal Gejala Infeksi Covid19

HARI KE 1-3 1. Gejala mirip masuk angin 2. Sakit tenggoroka  ringan, sedikit sakit 3. Tidak demam tidak lelah 4. Masih makan minum secara normal HARI KE 4 1. Sakit te ggorokan sedikit, mabuk badan 2. Suhu tubuh mulai naik 3. Mulai anaroksia, sakit kepala ringan 4. Mulai suara serak dan diare ringan HARI KE 5 1. Sakit tenggorokan suara serak 2. Suhu tubuh berkisar antara 36,5-36,7 3. Tubuh panas ringan 4. Tubuh lelah, merasakan nyeri sendi (tahap ini sulit dikenali sebagai infeksi dingin atau koroner) HARI KE 6 1. Mulai demam ringan suhu sekitar 37 2. Batuk dengan lendir atau batuk kering 3. Kelelahan, mual, sesekali sulit bernafas 4. Jari sakit, diare, bisa muntah HARI KE 7 1. Demam lebih tinggi dari 27,4 - 37,8 2. Batuk berdahak berlebihan 3. Nyeri semua badan 4. Frekuensi nafas pendek dan muntah HARI KE 8 1. Demam mencapai suhu 38 lebih 2. Sulit bernafas dan batuk tak berhenti 3. Susah berbicara, sakit kepala 4. Nyeri sendi, sakit punggung HARI KE 9 1. Gejala bertambah buruk 2. D...

Istilah-Istilah Dalam Covid19

Sekedar untuk mengetahui istilah dalam kasus Corona Virus Diase (Covid-19) 1. ODP (Orang dlm Pemantauan)  2. PDP (pasien dlm pengawasan) 3. Suspeck (diduga terkena virus karna sdh menunjukka  gejala dan pernah berkontak atau bertemu dg orang yg positif corona) 4. Positif (setelah melalui cek lab dan prosedur lain ) 5. Lockdown mengunci masuk keluar dari suatu wilayah/daerah/negara 6. Social Distancing Menjauhi segala bentuk perkumpulan, menjaga jarak antar manusia, menghindari berbagai pertemuan yang melibatkan banyak orang. 7. Isolasi Untuk yg sakit. Mengendalikan penyebaran penyakit dg membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit  dari orang yg sakit) 8. Karantina Untuk yg sehat.  Mengendalikan penyebaran penyakit dg membatasi perpindahan orang (mencegah perpindahan penyakit  ke orang yg sehat) 9. Work From Home (WFH) Bekerja dari rumah 10. Imported Case Seseorang terjangkit saat berada diluar wilayah dimana pasien melapor 11. Local Transmission ...

Anda Mungkin Mengidap Corona, Tapi Tidak Tahu

Oleh: Hilman Fajrian  Mayoritas orang punya imunitas atau daya tahan tubuh yang baik. Tapi belum tentu mereka memiliki imun terhadap rasa takut. Terlebih lagi tanggungjawab pada orang lain. Pencetus terbesar rasa takut: ketidaktahuan atau memproses informasi yang keliru. Saya bukan dokter. Sehingga yang akan saya sampaikan berikut bukanlah sebuah rujukan medis. Saya hanya seseorang yang berbagi pengalaman tinggal selama sebulan di kawasan pandemi Corona/Covid pada Februari lalu: Taiwan dan Singapura. Alhamdulillah saya sehat sampai hari ini -- tak memiliki gejala sakit. Saya di Taiwan sejak 8-25 Februari. Lalu di Singapore 26 Feb - 1 Maret. Setelah itu kembali ke Jakarta. Pada 3 negara ini saya melihat perbedaan bagaimana orang merespon Corona. Hingga sekarang saya tidak cemas berlebihan pada virus ini. Tapi justru cemas bagaimana perilaku orang-orang Indonesia meresponnya. PERTAMA Merujuklah pada fakta, data, dan informasi yang valid. Olahlah informasi hanya dari sumber yang kredi...

Satu Orang Suspect Corona di Solo Meninggal

Salah satu pasien suspect virus  corona yg menjalani perawatan di RSUD dr. Moewardi, Solo meninggal dunia, Rabu (11/3). Pasien tsb berjenis kelamin laki-laki usia 59 tahun.  Ka. Din. Kesehatan Jateng, Yulianto P, m'aku pihaknya belum bisa memastikan p'sebab kematian pasien yg m'derita sakit setelah m'hadiri seminar di Bogor.  "Dia meninggal karena gagal napas, p'sebabnya pneumonia. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan atau laboratorium dari Kementerian Kesehatan," ujar Yulianto Kamis (12/3) malam.  Dokter spesialis p'sakit paru2 RSUD dr. Moewardi, Harsini, m'katakan saat ini ada 2 pasien suspect virus corona yg dirawat di RS tsb.  "Satu meninggal dunia, satunya lagi masih dlm perawatan," ujar Harsini.  Dia m'ungkapkan, 2 pasien tsb tdk memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri. Ke-2 nya juga tdk memiliki kontak dng warga negara asing dlm waktu dekat ini. Meski demikian, ke-2 nya baru saja melakukan p'jalanan ke Bogor utk m'i...

Apa itu Virus Corona

1. Corona merupakan virus berukuran besar. Diameter virus ini 400-500 micro, sehingga masker jenis apa pun dapat mencegah masuknya ke tubuh kita dan tidak perlu menggunakan masker yang mahal. 2. Virus corona tidak melayang di udara, tapi menempel pada benda, sehingga penularannya tidak melalui udara.  3. Apabila menempel di permukaan logam, virus corona dapat hidup selama 12 jam. Mencuci tangan dengan sabun dan air sudah cukup.    4. Apabila menempel di kain, virus corona dapat hidup selama 9 jam, sehingg mencuci pakaian atau menjemurnya di bawah sinar matahari selama 2 jam sudah cukup untuk membunuhnya.  5. Apabila menempel di tangan, virus corona dapat hidup selama 10 menit, sehingga menyediakan _sterilizer_ berbahan dasar alkohol cukup untuk berjaga-jaga. 6.Apabila berada di udara bersuhu 26-27 °C, virus corona akan mati sehinga tidak hidup di daerah panas . Di samping itu, minum air panas dan berjemur di bawah sinar matahari sudah cukup sebagai pencegahan. Menghi...

Jepang Memilih Tidak Menari di Atas Penderitaan Orang Lain

Oleh: Rhenald Kasali. Beberapa hari ini kita saksikan antrian orang membeli masker, bahkan harganya dilipatgandakan oleh penjual. Kita juga saksikan betapa “tak berempatinya” warga di pulau Natuna saat menyambut anak-anak muda Indonesia yang berhasil dievakuasi dan akan dikarantina. Belum lagi tak berempatinya netizen yang menyebarkan hoax berupa text atau video, menghadang turis China dan seterusnya. Ah ini bukan hanya soal virus Corrona, melainkan apa saja yang melanda musibah. Termasuk fitnah yang disebarkan orang-orang jahat dan diframing orang yang sok pintar. Walaupun tak ada gunanya.   Mari kita belajar dari sikap bangsa Jepang yang, walau hubungannya dengan China pernah kurang harmonis akibat luka sejarah penjajahan.   Sebelum Jepang mengevakuasi warganya, mereka sudah lebih dulu mengirim 1 pesawat penuh peralatan medis dan masker yang sangat dibutuhkan warga  kota Wu Han.. Sumbangan 1 juta masker dari masyarakat Jepang juga sudah lebih dulu tiba di kota...

Bagaimana kekebalan tubuh bekerja, jika kita belum divaksin (karena vaksin belum ada)?

Imunologi Awam. Penjelasan umum,  dengan memakai model penyakit viral. Infeksi oleh virus.  1. Virus (dalam jumlah tertentu) mengawali infeksi dengan "menempel" di selaput lendir (mata, hidung atau mulut). Artinya: secara awam dipahami pintu gerbang masuknya virus adalah bisa lewat mata,  hidung atau mulut. Maka jika tidak yakin tangan kita bersih jangan ngucek mata, jangan pegang hidung apalagi ngupil dan juga jangan nyeka mulut pakai tangan atau dapu tangan bekas ingus. Tutup gerbang ini dengan menjaga supaya selaput lendir "mulus" dengan makanan cukup vitamin C,  A dan E.  Makan buah, sayur segar, kecambah, tempe. Khusus vit E buah dan sayur berwarna ungu. Pintu gerbang terbuka bisa oleh kurang vitamin di atas tadi, iritasi debu dan amoniak (khususnya yg bekerja di kandang).  2. Virus "tidak bisa berbiak" di luar sel  jadi dia harus "masuk" ke dalam sel sasarannya. Sebelum masuk, virus itu dihadang dan dimakan oleh sel kebal yang namanya makro...