Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pendidikan

Sistem Zonasi di Jepang

Oleh: Miss Kimura  Sepertinya di Indonesia lagi heboh sistem zonasi yaa, saya jadi ingin berbagi cerita mengenai sistem Zonasi yang dilakukan di Jepang. Inilah sekilas pengetahuan saya tentang sistem zonasi sekolah di Jepang (pengalaman pribadi juga sih). Jadi begini zonasi sekolah disini juga dilakukan dari SDN, SMPN dan SMAN. Namun setiap sekolah untuk melanjutkan dari SD ke SMP lalu Ke SMA itu sekolahnya dibangun cukup bahkan  lebih oleh pemerintah setiap daerah.  Ada peraturan di setiap daerah propinsi, anak-anak cerdas boleh memilih sekolah favorite sesuai kemampuannya,  walau wilayah zona nya berbeda di mulai dr lulusan SD. Jadi setiap propinsi memiliki sekolah favorite negri 2,  3, bahkan 4 buah, juga bahkan ada beberapa  sekolah-sekolah swasta favorite yg levelnya justru di atas sekolah2 zona negri biasa.  Sekolah-sekolah tersebut untuk menampung anak-anak cerdas pilihan. Masuk ke sekolah sekolah favorite itu pun menggunakan tes sesuai ketentuan sekolah di  propinsi nya ...

Jadwal Belajar di Rumah TVRI

Gambar
Diinformasikan kepada seluruh siswa siswi mulai PAUD, SD, SMP, dan SMA di seluruh tanah air, bahwa masa belajar di rumah akan diperpanjang sampai dengan tanggal 29  Mei 2020. Karena Indonesia ini luas dan penetrasi internet belum merata sampai ke pelosok, maka mulai Senin, tanggal 13 April 2020,  Kemendikbud bekerjasama dengan TVRI menyelenggarakan program  #belajarbarengTVRI.  Ada pun jadwal penayangannya sebagai berikut: 08.00 - 08.30 - PAUD 08.30 - 09.00 - Kelas 1 - 3 10.00 - 10.30 - Kelas 4 - 6 10.30 - 11.00 - SMP 14.00 - 14.30 - SMA 14.30 - 15.00 - Parenting Dan mohon pada orang tua untuk memantau kegiatan putra putrinya, dan hatur nuhun atas kerjasamanya dan semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan lindungan-NYA.

Mendikbud Tetapkan 3 Syarat Pokok Kelulusan Peserta Didik

Dalam upaya memperbaiki sitem pendidikan indonesia agar semakan baik dan berkualitas  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan  Nadeim Makarim menerbitkan  PERMENDIKBUD NOMOR 43 TAHUN 2019 TENTANG PENYELENGGARAAN UJIAN YANG DISELENGGARAKAN SATUAN PENDIDIKAN DAN UJIAN NASIONAl . Salah satu isi pokok peraturan menteri Pendidikan tersebuat adalah soal syarat kelulusan bagi peserta didik. Aturan tersebut tercantum pada bagian keempat Pasal 6 adapun isinya sebagai berikut: 1. Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan/program pendidikan setelah: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran b. memperoleh nilai sikap/perilaku minimal baik c. mengikuti Ujian yang diselenggarakan oleh Satuan Pendidikan. Jika peserta didik sudah menyelesaikan seluruh program pembelajaran kemudian memperoleh nilai sikap/prilaku minimal baik serta mengikuti Proses ujian ujian maka peserta didik bisa dinyatakan lulus. Pada bagian keempat pasal 6 hurup 2 dijelaskan y...

Apa Pendidikan Karakter itu?

Oleh: Akhmad Sudrajat Pengertian karakter  menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. Adapun berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak”. Menurut Tadkiroatun Musfiroh (UNY, 2008), karakter mengacu kepada serangkaian sikap ( attitudes ), perilaku ( behaviors) , motivasi ( motivations ), dan keterampilan ( skills) . Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “ to mark ” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku, sehingga orang yang tidak jujur, kejam, rakus dan perilaku jelek lainnya dikatakan orang berkarakter jelek. Sebaliknya, orang yang perilakunya sesuai dengan kaidah moral disebut dengan berkarakter mulia. Karakter mulia berarti individu memiliki pengetahuan tentang potensi dirinya, yang ditandai dengan nilai-nilai seperti  reflektif, percaya diri, rasional,...

Sekolah Knowing vs Sekolah Being

Sebuah Renungan Dunia Pendidikan Kantor kami, perusahaan PMA dari Jepang, mendapat pimpinan baru dari perusahaan induknya. Ia akan menggantikan pimpinan lama yang sudah waktunya kembali ke negaranya. Sebagai partner, saya ditugaskan untuk mendampinginya selama ia di Indonesia. Saya memperkenalkan kepadanya relasi, dan melihat objek wisata kota Jakarta dan Bandung. Pada saat kami ingin menyeberang jalan, teman saya ini selalu berusaha untuk mencari zebra cross. Berbeda dengan saya dan orang Jakarta yang lain, dengan mudah menyeberang di mana saja sesukanya. Teman saya ini tetap tidak terpengaruh oleh situasi. Dia terus mencari zebra cross ataupun jembatan penyeberangan setiap kali akan menyeberang. Padahal di Indonesia tidak setiap jalan dilengkapi dengan sarana seperti itu. Yang lebih memalukan, meskipun sudah ada zebra cross tetap saja para pengemudi tancap gas, tidak mau mengurangi kecepatan guna memberi kesempatan pada para penyeberang.  Teman saya geleng-geleng kepala mengetahu...

Memahami Dampak Akibat Anak Disekolahkan Terlalu Dini

Oleh: Muhamad Fadhol Tamimy Sebagai orang tua, banyak di antara kita yang menganggap bahwa, jika anak di sekolahkan secara formal sedini mungkin, maka hal tersebut merupakan sebuah peristiwa yang membanggakan bagi dirinya. Bahkan tak jarang hal tersebut dijadikan sebagai ajang adu gengsi di antara para ibu-ibu komplek ketika sedang bergosip. “eh jeng anak mu sudah sekolah apa belum?” “belum neng” “duh si panjul loh anak saya sudah sekolah sd dari umur 5 tahun”. Seketika di rumah sang ibu bertekad menyekolahkan anaknya yang masih berusia 4 tahun, yang masih imut lucu dan gemar bermain, untuk di masukan ke sekolah dasar. Mengkhawatirkan sekali ya bunda, apabila gara-gara gengsi memaksa anak untuk bersekolah formal. Tak sedikit pula yang menganggap bahwa anak-anak yang di sekolahkan secara formal sedini mungkin, mempermudah mereka dalam menyerap setiap ilmu yang telah di ajarkan di sekolah. Anggapan itu pun tak sepenuhnya salah, namun tak sepenuhnya juga dikatakan benar. Anggap...

Mendikbud Sebut tak Semua Generasi Y Itu Milenial

Husen Miftahudin - Medcom.id Menteri Pendidikan dan Kebudayan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mempertanyakan alasan anak-anak Indonesia yang terlahir (Generasi Y) pada awal 1980-an hingga pertengahan 1990-an disebut sebagai generasi milenial dan digital. Padahal tidak semua Generasi Y Indonesia melek terhadap teknologi dan digital. "Mungkin anak-anak yang ada di kota iya (disebut sebagai generasi milenial), tapi tidak bagi anak-anak yang ada di Asmat (Papua), Pegunungan Bintang (Papua), dan Kepulauan Aru (Maluku). Dan jumlah mereka itu jauh lebih banyak dibanding generasi milenial (anak-anak kota) itu," ujar Muhadjir di SMA Pangudi Luhur 1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 20 Maret 2018. Berbicara pendidikan, Muhadjir meminta agar tidak membandingkan pencapaian pendidikan Indonesia dengan negara lain. Sebab kondisi demografis dan geografis Indonesia jauh berbeda dengan negara-negara yang ada di dunia. "Karena itu kalau kita bicara Indonesia jangan bandingkan den...

Sistem Zonasi di Jepang

Oleh: Miss Kimura  Sepertinya di Indonesia lagi heboh sistem zonasi yaa, saya jadi ingin berbagi cerita mengenai sistem Zonasi yang dilakukan di Jepang. Inilah sekilas pengetahuan saya tentang sistem zonasi sekolah di Jepang (pengalaman pribadi juga sih). Jadi begini zonasi sekolah disini juga dilakukan dari SDN, SMPN dan SMAN. Namun setiap sekolah untuk melanjutkan dari SD ke SMP lalu Ke SMA itu sekolahnya dibangun cukup bahkan  lebih oleh pemerintah setiap daerah.  Ada peraturan di setiap daerah propinsi, anak-anak cerdas boleh memilih sekolah favorite sesuai kemampuannya,  walau wilayah zona nya berbeda di mulai dr lulusan SD. Jadi setiap propinsi memiliki sekolah favorite negri 2,  3, bahkan 4 buah, juga bahkan ada beberapa  sekolah-sekolah swasta favorite yg levelnya justru di atas sekolah2 zona negri biasa.  Sekolah-sekolah tersebut untuk menampung anak-anak cerdas pilihan. Masuk ke sekolah sekolah favorite itu pun menggunakan tes ...

Mendidik dengan Mengikuti Gerak Jiwa

Oleh: Ro y Soselisa (Abdi Masyarakat) Dalam pemikiran Thomas Hobbes (1588-1679 ), seorang filsuf Inggris yang terkenal dengan karya besarnya yang berjudul Leviathan (Franz Magnis Suseno, 1992) memiliki premis tentang psikologi manusia---hingga kini teori-teori Hobbes masih kerap bermunculan dalam karya ilmiah pada disiplin ilmu filsafat, dll. Salah satunya Hobbes berasumsi bahwa jiwa manusia secara alamiah bergerak mendekati objek-objek yang diinginkan (kenikmatan) dan menjauhi objek-objek yang tidak diinginkan (kesengsaraan). Objek-objek yang diinginkan mengarah pada keadaan yang menguntungkan diri (kenikmatan), sedangkan objek-objek yang tidak diinginkan mengarah pada keadaan yang merugikan diri (kesengsaraan). Berangkat dari teori Hobbes tentang psikologi manusia ini, kami sebagai orang tua (yang sedang dan akan terus belajar) selalu berusaha untuk menganalisis setiap gerak jiwa dari sang buah hati yang masih berusia di bawah dua tahun. Melalui teori Hobbes ini, kami beberapa...

Hari Guru: Selamatkan Guru

Oleh: Anggie D. Widowati Saat Hiroshima dan Nagasaki di bom atom, Kaisar Hirokito memerintahkan tentaranya untuk menyelamatkan para guru lebih dulu. Biarkan saja semua hancur, yang penting para guru selamat. Keputusan kaisar ini sangat terkenal, dan apa yg menjadi pemikirannya menginspirasi seluruh dunia. "Selamatkan para guru." Pun di negeri tercinta ini. Bayangkan kalau di dunia ini tidak ada guru. Siapa yang akan mengajari anak-anak membaca, menulis dan berhitung. Jutaan anak akan menjadi buta huruf dan bodoh. Tak ada yang menjadi insinyur, tak ada yang menjadi polisi, tak ada yang menjadi dokter, tak ada yang menjadi menteri bahkan tak ada yang menjedi presiden. Guru diberi gelar pahlawan tanpa tanda jasa. Artinya tidak perlu, ada bintang di pundak mereka, tetapi mereka akan selalu di hati para muridnya. Karena telah memberikan ilmu dan mengajari tentang budi pekerti agar bisa bergaul dengan adab yang baik dengan sesama manusia.  Terima kasih guru, yang telah menjadikan a...

Kelebihan dan Kekurangan Sekolah Negeri dan Swasta

Oleh: Anggie D. Widowati  Sejak awal tahun ini, di jalan-jalan banyak ditemui spanduk mengenai penerimaan siswa baru. Terutama untuk sekolah swasta, baik untuk tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menngah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas. Sepanjang perjalanan ke sekolah anakku, begitu banyak spanduk penerimaan siswa baru yang dipasang sekolah swasta yang ada di kawasan itu. Ini bulan apa sih? April, woh, wajarlah karena sebentar lagi masuk tahun pengajaran baru, yaitu bulan Juli mendatang. Terutama untuk tingkat SD, SMP maupun SMA. Para orang tua yang tahun ini memasukkan sekolah di tingkatan itu pastilah mulai survey mencari sekolah buat anaknya. Berikut saya ingin menyampaikan beberapa perbedaan, kelebihan dan kekurangan sekolah swasta dan sekolah negeri. Mencari sekolah bukan hal yang mudah. Apalagi untuk situasi ekonomi seperti saat ini. Enaknya gimana ya, si kecil mau masuk sekolah, sekolah yang tepat buat anak-anak itu yang seperti apa. Tentu saja dengan pert...

Kuliah Murah S2 dan S3

S2 13 jutaan sampai selesai!!! S3 16 jutaan sampai munaqasyah!!! Buka pendaftaran dari sekarang!!! University of Gezira - Sudan Universitas Al-Jazirah merupakan Universitas yang akhir-akhir ini mulai dilirik dan menjadi pilihan Mahasiswa Indonesia di Sudan. Perlu diketahui, Universitas Al-Jazirah adalah salah satu Universitas Senior dan masuk dalam kategori Universitas 10 besar terbaik di Sudan. silahkan diklik disini: http://ranking.journalsconsortium.org/unirankings/country/Sudan/2015 atau disini : http://www.webometrics.info/en/Africa/Sudan ___________  *Jurusan S2 &S3* : Bahasa Arab dengan semua cabangnya (Nahwu, Shorof, Adab, Balaghoh) Studi-Studi Islam (Fiqh, Ushul FiQh, Tafsir, Hadist) _______________________________________  *Persyaratan S2 Bil Muqorrorot (Tamhidi)* : 1. Foto 3x4= 8 lbr 2. Ijazah SMA, S1 beserta Transkip Nilainya (Asli) 3. Fotocopy Paspor  *Persyaratan S2 Bil Bahs ( Langsung Nulis)* : 1. Foto 3x4= 8 lbr 2. Ijazah ...

Aplikasi Multiple Intelligences di Kelas

Oleh Munif Chatib Jakarta (19/1/2018) Ada pertanyaan yang menarik dari seorang guru. Jika guru sudah belajar tentang multiple intelligences, lalu bagian mana yang penting dikuasai oleh guru dalam mengaplikasikannya di dalam kelas? Pertanyaan ini seperti bertanya langsung tepat pada dagingnya. Seperti diketahui multiple intelligences itu adalah kecerdasan yang beragam yang dimiliki setiap manusia, termasuk para siswa. Setiap anak mempunyai dominasi kecerdasan yang beragam dari delapan kecerdasan mutlitple intelligences yang dipelopori oleh Howard Gardner, seorang psikolog modern dari Harvard University. Mungkin anak kita mempunyai kecerdasan bahasa, logis matematis, gambar dan ruang, gerak, musik, interpersonal, intrapersonal dan naturalis. Dari delapan kecerdasan tersebut masing-masing anak mempunyai kekuatan beragam. Ada yang dominan pada kecerdasan intrapersonal, namun lemah pada kecerdasan bahasanya. Namun ada juga yang semua delapan kecerdasannya dominan. Lalu apa hubunganny...

Info UN 2018

Buat putra/putri kerabat yang akan UN bulan depan. Soal2 tahun lalu untuk latihan menjelang UN & SBMPTN : *UN SD :* 2009 : https://goo.gl/U3p6uB 2010 : https://goo.gl/frjwg5 2011 : https://goo.gl/pfJwtV 2012 : https://goo.gl/G42LL9 2013 : https://goo.gl/zJEDAC 2014 : https://goo.gl/g7obXm 2015 : https://goo.gl/pNgKtG 2016 : https://goo.gl/UGPxbH 2017 : https://goo.gl/ued8iT *UN SMP :* 2009 : https://goo.gl/D1dpCg 2010 : https://goo.gl/SZt7yW 2011 : https://goo.gl/AeRF3R 2012 : https://goo.gl/BjpYFc 2013 : https://goo.gl/UonyHp 2014 : https://goo.gl/fSNNjx 2015 : https://goo.gl/HsB78c 2016 : https://goo.gl/mQdtFi 2017 : https://goo.gl/t3qGTx *UN SMA :* 2009 : https://goo.gl/dsLkf7 2010 : https://goo.gl/hsvpNs 2011 : https://goo.gl/aFkK89 2012 : https://goo.gl/5kDEoS 2013 : https://goo.gl/qwjhgj 2014 : https://goo.gl/8SqyBK 2015 : https://goo.gl/6SXjoU 2016 : https://goo.gl/uJt598 2017 : https://goo.gl/vitma9 *SBMPTN :* 2009 : https://goo.gl/54Kn8...

Guru Luar Negeri

MENGAPA GURU DI NEGARA MAJU LEBIH KHAWATIR JIKA MURIDNYA TIDAK BISA MENGANTRI KETIMBANG TIDAK BISA MATEMATIKA ? ‼ ‼ INILAH JAWABANNYA : Seorang guru di Australia pernah berkata : “Kami tidak terlalu khawatir anak2 sekolah dasar kami tidak pandai Matematika”. Kami jauh lebih khawatir jika mereka tidak pandai mengantri.” Saya tanya "kenapa begitu?” Jawabnya : 1. Karena kita hanya perlu melatih anak 3 bulan saja secara intensif untuk bisa Matematika, sementara kita perlu melatih anak hingga 12 Tahun atau lebih untuk bisa mengantri dan selalu ingat pelajaran di balik proses mengantri. 2. Karena tidak semua anak kelak menggunakan ilmu matematika kecuali TAMBAH, KALI, KURANG DAN BAGI. Sebagian mereka anak jadi penari, atlet, musisi, pelukis, dsb. 3. Karena semua murid sekolah pasti lebih membutuhkan pelajaran Etika Moral dan ilmu berbagi dengan orang lain saat dewasa kelak. ”Apakah pelajaran penting di balik budaya MENGANTRI?” ”Oh banyak sekali.." 1. Anak b...