Postingan

Threshold Menjegal Demokrasi

Oleh: Saurip Kadi Norma Threshold awalnya hanya dikenal dalam sistem parlementer. Hal ini terkait dengan model Pemilu yang dilaksanakannya, dimana Rakyat dalam Pemilu mencoblos Tanda Gambar Partai. Artinya, yang dipercaya Rakyat adalah Partai, maka anggota DPR adalah Wakil Partai dan di DPR dikenal ada suara Partai. Oleh karenanya, maka setiap Partai harus menempatkan  wakilnya disemua lembaga alat kelengkapan DPR yaitu Fraksi, Komisi-Komisi, Banggar, dan lain-lainnya. Jumlah minimal perolehan kursi yang dibutuhkan agar sebuah Partai bisa menempatkan wakil pada semua alat kelengkapan DPR tersebut dikenal dengan istilah Parlementary Threshold.   Sementara itu, pada sistem presidensial, dalam Pemilu Rakyat mencoblos Tanda Gambar Orang. Artinya yang dipercaya Rakyat adalah Orang, bukan Partai. Karena legitimasi Presiden dan Anggota DPR datangnya langsung dari Rakyat, maka mereka tidak bisa dicopot ditengah jalan, kecuali karena alasan pidana. Sementara itu kedudukan Pr...

Beratnya Jadi Wanita

Oleh: Anggie D. Widoawati  Beratnya jadi wanita Bekerja cari nafkah, dibilang ngejar karir. Jadi ibu rumah tangga, katanya sayang ijasahnya ga kepake. Pakai jilbab syar'i katanya sok alim. Pakai jilbab modis katanya kurang afdol. Pakai cadar, katanya sayang kecantikannya. Ga pakai jilbab katanya ahli neraka. Pakai celana jins katanya mirip preman. Pakai celana pendek katanya merusak moral. Beratnya jadi wanita Anak pinter katanya keturunan ayahnya. Anak bodoh dibilang, maknya kemana aja? Anak nakal katanya maknya didiknya salah. Anak malas, katanya niru ibunya. Bobot nambah katanya makin endut. Bobot turun katanya stress banyak pikiran. Perut kenyang, dicurigai hamil lagi. Beli lauk, disangkain gabisa masak. Bisa bikin kue katanya kebetulan. Beli baju, katanya boros. Pergi ke salon katanya keganjenan. Pergi senam katanya kerajinan. Pergi tamasya katanya boros uang. Makan diluar katanya males masak. Olah raga rutin katanya kerajinan. Enggak olah raga dibilang malesan. Rumah berantak...

Setelah Tahu Ini, Yakin Masih Mau Menahan Buang Air Kecil Lagi?

Oleh: Listhia H Rahman    Kalau kamu sudah lahir di tahun 2000-an, pasti tidak asing lagi dengan kata-kata diatas, atau malah tidak sadar  mendendangkannya? Ya, sebab penggalan tersebut merupakan salah satu lirik lagu yang pernah tenar di masanya. Lagu berjudul 'kebelet pipis'yang dinyanyikan oleh seorang anak laki-laki dengan Ayahnya, Ciccio Manassero dan Papa T Bob. Bukan, tulisan ini bukan membahas lagu tersebut dimasa kini. Masih berhubungan dengan lagu tersebut, kali ini yang akan dibahas adalah soal menahan buang air kecil atau pipis. Sesuatu yang sering dianggap sepele, termasuk kamu? Memang, jika tidak menjadi kebiasaan hal ini tidak akan mengancam jiwa. Namun, bukan berarti akan selalu menjadi aman, lho. Jika menganggapnya biasa terlalu lama, menjadi kebiasaan, menahan pipis ini juga bisa berbahaya. Udah ngeri belum? Apalagi dimasa-masa mudik seperti ini, banyak waktu yang kita habiskan di jalan tak jarang menuntut kita untuk menahan hasrat buang air kecil. Nah, ...

Kelebihan dan Kekurangan Sekolah Negeri dan Swasta

Oleh: Anggie D. Widowati  Sejak awal tahun ini, di jalan-jalan banyak ditemui spanduk mengenai penerimaan siswa baru. Terutama untuk sekolah swasta, baik untuk tingkat Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menngah Pertama maupun Sekolah Menengah Atas. Sepanjang perjalanan ke sekolah anakku, begitu banyak spanduk penerimaan siswa baru yang dipasang sekolah swasta yang ada di kawasan itu. Ini bulan apa sih? April, woh, wajarlah karena sebentar lagi masuk tahun pengajaran baru, yaitu bulan Juli mendatang. Terutama untuk tingkat SD, SMP maupun SMA. Para orang tua yang tahun ini memasukkan sekolah di tingkatan itu pastilah mulai survey mencari sekolah buat anaknya. Berikut saya ingin menyampaikan beberapa perbedaan, kelebihan dan kekurangan sekolah swasta dan sekolah negeri. Mencari sekolah bukan hal yang mudah. Apalagi untuk situasi ekonomi seperti saat ini. Enaknya gimana ya, si kecil mau masuk sekolah, sekolah yang tepat buat anak-anak itu yang seperti apa. Tentu saja dengan pert...

15 Aktivitas Menyenangkan Untuk Melatih Motorik Halus Anak

Sumber: Dunia Belajar Anak Banyak orang tua menginginkan buah hatinya bisa menulis secepatnya. Namun terkadang mereka kurang mempersiapkan buah hatinya dengan baik. Beberapa anak mungkin sudah mengenal bentuk-bentuk huruf dengan baik, namun karena kemampuan motoric halus mereka tidak terasah dengan baik, maka memgang pensil saja mereka masih terlihat sangat kaku. Ada banyak aktivitas menyenangkan yang bisa melatih motorik halus anak, supaya otot-otot jari menjadi kuat, otot tangan berfungsi dengan baik, serta lentur menggerakkan jemari mereka. Ada banyak aktivitas menyenangkan yang bisa dilakukan oleh anak-anak berusia 3-5 tahun agar mereka memiliki kemampuan motorik halus yang baik. 1. Menggunting kertas Sebelum memulai aktivitas ini, kita perlu mengajarkan anak cara memegang gunting yang benar. Cara memegang gunting yang benar adalah ibu jari dan jari tengah masuk ke dalam kedua lubang gunting. Jari telunjuk berada di bagian luar agar posisinya stabil saat gunting digerakkan. S...

Tips Mendidik Anak yang Mandiri

Oleh: Tesha Subandriyo Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik, dapat dibanggakan dan mempunyai karakter atau sifat-sifat yang positif dalam segala hal. Kebanyakan orang tua akan melakukan segalanya demi membahagiakan anak-anak mereka dengan memberikan segalanya yang mereka inginkan, namun ternyata hal ini tidak selalu baik dalam proses mendidik anak.  Banyak anak yang dibiasakan hidup dengan kenyamanan dan tidak pernah merasa sulit dalam hidupnya cenderung menjadi manja dan tidak dapat mandiri. Sebagai orang tua, kita perlu berhati-hati dalam pengasuhan anak pada masa perkembangannya karena setiap didikan kita dapat berpengaruh besar bagi kehidupan sang anak di masa depan. Berikut adalah tips bagaimana mendidik anak dengan baik agar tidak manja, keras kepala dan dapat menjadi mandiri. 1. Jangan menuruti semua keinginan anak Walaupun Anda sangat mencintai anak Anda, menuruti semua keinginannya buk...

15 Ciri-ciri Anak Cerdas Istimewa dan Berbakat

Rasanya tidak mungkin orang tua ingin anaknya terlihat jelek. Siapa sih yang tidak ingin memiliki anak pintar atau cerdas. Terlepas dari pemikiran setiap orang yang berbeda-beda. Anak cerdas adalah hal yang membanggakan. Meskipun banyak yang bilang bahwa cerdas memang bukan jaminan untuk seorang anak menjadi sukses. Namun cerdas bisa membantu seorang anak untuk bisa sukses hampir sekitar 60%. Mengingat anak cerdas bukan hanya akademiknya saja. Biasanya ciri-ciri anak cerdas bisa terlihat dari proses tumbuhn dan perkembangannya. Menurut pakar kesehatan mengemukakan bahwa anak cerdas mengalami perkembangan yang lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak yang lainnya. Anak-anak dengan IQ normal atau diatas rata-rata, cenderung akan berkembang sesuai dengan tahap perkembangan yang seharusnya. 1. Mengumpulkan Informasi dengan Detail dan jelas Mengenal kalimat “Masuk kuping kanan keluar kuping kiri” rasanya sudah bukan hal aneh lagi dalam anak-anak. Bahkan anak baik-baik terkadang masih ...