Postingan

Daftar 181 Penumpang Pesawat Lion Air yang Jatuh di Tanjung Karawang

29 Oktober 2018 11:24 WIB (From Kumparan) Pesawat Lion Air tujuan Jakarta-Pangkal Pinang jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) pagi. Pesawat dengan nomor penerbangan JT 610 itu mengangkut 181 penumpang, terdiri dari 124 laki-laki, 54 perempuan, satu anak-anak dan 2 bayi. Basarnas sudah menemukan puing-puing pesawat yang jatuh di laut dengan kedalaman 30 -35 meter. Saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub terus berkoordinasi dengan Basarnas, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat. Berikut daftar 181 penumpang tersebut: 1. Rang Adiprana 2. Vivian Afifa 3. Indra Bayu Aji 4. Firmansyah Akbar 5. Wahyu Alldila 6. Resky Amalia 7. Restia Amelia 8. Muhammad Andrian 9. P. Anggrimulja 10. Dede Angraini 11. Liu Anto 12. Vicky Ardian 13. Arfiyandi 14. Reni Ariyanti 15. Riyan Aryandi 16. Chairul Aswan 17. Paul Ayorbaba 18. Fauzan Azima 19. Naqiya Azmi 20. Berly ...

Menumbuhkan Rasa Bangga pada Diri Sendiri Secara Positif

Sri Yanti Nainggolan (MetroNews) Bangga pada diri sendiri tak sama dengan narsis. Sifat ini menaruh ego di belakang dan menganggap diri sebagai aset nyata. Kebanggaan yang dimiliki membuat seseorang mematok standar yang tinggi, mengembangkan diri, dan tidak narsisme. Untuk bisa seperti itu, berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menumbuhkan harga diri atau rasa bangga pada diri sendiri secara positif. 1. Bergaul dengan lingkungan yang tepat Ada berbagai cara memelihara kebanggaan dan menghindari keegoisan. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang tepat yang membawa Anda ke arah yang benar. Orang yang tepat akan mendukung dan memberanikan Anda, namun tetap jujur. Orang yang memuji berlebihan akan membuat ego Anda meningkat. Jika Anda menghabiskan waktu dengan individu yang memberikan penghargaan saat Anda telah melakukan sesuatu dengan baik, mereka dapat membantu Anda merasa diri Anda sehat secara mental. 2. Tetap rendah hati Anda bisa merasakan rasa bangga dan t...

Prajurit Tua Yang Tinggal Di Apartemen

Catatan: Saurip Kadi Perjuangan utk menegakkan kebenaran memang beraaat.  Lima thn memang sangat meletihkan, tapi berkat kekompakan dan keuletan warga Rusun (Apartemen) Graha Cempaka Mas (GCM) dan juga Rusun lainnya, akhirnya kebenaran bisa membuktikan diri.  Besok siang Senen 22 Okt 2018 Pkl.14.00 Scr resmi Gub DKI diwakili Walkot Jkt Pusat akan memimpin SERAH TERIMA Kepengurusan PPPSRS GCM dari Pengurus bentukan Pengelola kepada Pengurus Piligan Warga melalui RULB 20 Sep 2013. Sebagai mantan Prajurit, saya  tdk bisa membayangkan bgmn kini aparatur Pem dan Keamanan  yg slm ini melindungi kejahatan,  harus menyembunyikan muka...!?!  Di teras rumah kami sendiri,  pernah terjadi vandalism dan Capital Terrorism oleh kekuatan pengembang papan atas yg kalian lindungi. Di pekarangan rumah kami juga pernah terjadi state terroism, hanya krn kalian hendak melindungi pengelola Rusun yg belasan tahun menjadikan warga Apartemen sbg Sapi Perahan. Mhn maaf, kami jug...

Saat Penyandang Autisme Mulai Puber, Orangtua Harus Bagaimana?

Oleh: Aditya Widya Putri (TirtoID) Seorang selebgram asal Malaysia, Iman Wan, dalam unggahan video di akun Instagramnya adamautismefamily bercerita tentang masa pubertas anaknya. Saat itu kamera menyorot dua orang perempuan sedang berbincang, salah satunya adalah Tante Rita, rekan wirausaha dari Iman. Lalu, Adam lewat di belakang mereka dan tiba-tiba saja menjenggut rambut Rita sembari tersenyum. “Adam ni tak boleh tengok perempuan cantik,” kata ibunya berteriak. Setelah itu, Iman memegang tangan Adam seraya mendekatkannya ke Tante Rita. “Ucap 'sorry',” katanya berulang, membimbing Adam meminta maaf. Dalam keterangan videonya, Iman menjelaskan Adam telah berumur 17 tahun. Setiap melihat perempuan cantik, ia menjadi sedikit “nakal”.  Adam mulai terdeteksi menyandang autisme sejak berumur 2,5 tahun. Sebelumnya, Iman menaruh curiga karena anak laki-lakinya itu tak kunjung berkomunikasi lancar. Sejak saat itulah kehidupan keluarga ini berubah. Iman dan istri memutuskan berhen...

Humor Orang Madura

Kisah orang Madura (Bangkalan) merantau di Jakarta. Dalam kejenuhan mencari pekerjaan,  akhirnya dia pun terpikir mencoba membuka sebuah klinik pengobatan, walaupun dia bukan dokter ataupun pernah kuliah di kedokteran.  Supaya orang-orang mau berobat ke klinik nya, Si Madura  membuat iklan menarik :  "Menyembuhkan segala penyakit. Ayo berobat kemari. Kalau sembuh cukup bayar 100 ribu, kalau tidak sembuh kami bayar anda 1 juta". Konon ada seorang dokter Jawa secara tak sengaja membaca iklan itu dan langsung ingin mencoba. Si Madura: Sakit apa sampeyan Pak? Dokter Jawa: Mulut hambar, kalau makan tak terasa apa-apa. Si Madura: Oh itu hilang perasa namanya. Baiklah. Itu cukup diberi obat nomer 22 sebanyak 3 tetes di dalam mulut. Dokter Jawa:  Wah! Minyak rem ini, bukan obat. Si Madura: Nah, bapak sudah bisa merasakan lagi. Silahkan bayar 100 ribu. Dokter Jawa itu jengkel karena merasa dikerjain, selang seminggu kemudian dia datang lagi. Si Madura: Duh sampeyan lagi....

Humor: Ayah dan Anak

Aya h: Siapa yang paling ko sukak Ayah ato Mamak?" Anak: Dua-duanya, Yah! Ayah: Serius ini, Ayah ato Mamak? Anak: Iya, dua-duanya. Ayah: Kek mana kalok Ayah pigi ke Medan tros Mamak ko pigi ke Bali? kemana ko mo ikut? Anak: Bali. Ayah: Berarti kau lebih sayang sama Mamak kau. Anak: Enggak, cumak Bali kan lebih indah dari Medan. Ayah: Tros, kalok Ayah yang ke Bali terus Mamak mu ke Medan, kemana ko akan ikut? Anak: Medan. Ayah: Tuha kan lebih sayang Mamak. Anak: Kan tadi aku udah ke Bali. Ayah: Capek Dehhhh

Humor: Ustad dan Rokok

Di sebuah pengajian seorang bapak bertanya ke pak ustadz. 👨: Maaf, ustadz, saya mau tanya. Di surga ada rokok gak? 👳: Ada. 👨: Alhamdulillah, lega bener hati ini rasanya denger jawaban ustadz. 👳: Tapi, 👨: Kenapa ustadz? 👳: Sayang di surga gak ada api, jadi kalo mau nyalain rokok, ya harus jalan dikit ke neraka. 😄😄