TEMPO.CO, Jakarta -Lemparkan sebuah pertanyaan kepada anak milenial kelahiran akhir 90-an siapa yang pernah mendengar nama Enny Arrow? Nyaris tak ada yang tahu. Lain cerita kala pertanyaan serupa diajukan kepada kelompok usia di atas mereka. “Wah stensilan zaman kecil, pernah dengar tapi enggak tahu pasti itu siapa kayaknya nama pena, itu pengarang hits pada zamannya,” berbagai celetukan dan komentar bermunculan di beberapa grup Whatsapp. Malah ada yang lantas sempat bercerita sedikit pengalaman membaca karya stensilan tersebut sembunyi-sembunyi. Atau ada juga yang ditawari buku tersebut oleh pedagang buku bekas di kawasan Cikapundung, Bandung. Novel Enny Arrow merupakan stensilan mesum yang populer pada 1980-1990 -an. Kala itu, ia menjadi barang paling diburu di lapak-lapak buku emperan di kawasan Pasar Senen dan Pasar Baru, Jakarta Pusat. Penjualannya tak terbendung meski dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Kendati popularitasnya tinggi, penulis novel erotis itu hingga kini masih...
Barusan saya kebelet pengen buang air besar (BAB). Ngebutlah cari mall yang sejuk. Pilihan jatuh ke mall sebelah alun-alun Malang. Setelah sampai, aku langsung aja ke arah toilet khusus pria. Toiletnya banyak berjejer rapi dan bersih. Tanpa pikir panjang, aku milih toilet yang tengah dan langsung masuk aja. Baru saja jongkok di WC, dari sebelah ada yang teriak nanya. + piye kabare mas? - apik, jawabku +Jik kerjo nang sing biyen? - pancet, mas, dilakoni ae, kata saya di dalam hati bertanya-tanya ini siapa, kok kenal sama saya? - anak e sampeyan jik 2 taa? - iyo, mas, jawab saya sambil tetap penasaran, ini siapa di WC sebelah. + piye kabare bojomu? - apik-apik ae, aku makin bingung dan lupa tanya ini siapa orang yang di WC sebelah. Hening beberapa saat. Tidak berapa lama orang di WC sebelah ngomong gini: wis yo nelpone, iki nang WC sebelah enek wong edan, nyaauuut ae. Weduuus.
Rasanya tidak mungkin orang tua ingin anaknya terlihat jelek. Siapa sih yang tidak ingin memiliki anak pintar atau cerdas. Terlepas dari pemikiran setiap orang yang berbeda-beda. Anak cerdas adalah hal yang membanggakan. Meskipun banyak yang bilang bahwa cerdas memang bukan jaminan untuk seorang anak menjadi sukses. Namun cerdas bisa membantu seorang anak untuk bisa sukses hampir sekitar 60%. Mengingat anak cerdas bukan hanya akademiknya saja. Biasanya ciri-ciri anak cerdas bisa terlihat dari proses tumbuhn dan perkembangannya. Menurut pakar kesehatan mengemukakan bahwa anak cerdas mengalami perkembangan yang lebih cepat dibandingkan dengan anak-anak yang lainnya. Anak-anak dengan IQ normal atau diatas rata-rata, cenderung akan berkembang sesuai dengan tahap perkembangan yang seharusnya. 1. Mengumpulkan Informasi dengan Detail dan jelas Mengenal kalimat “Masuk kuping kanan keluar kuping kiri” rasanya sudah bukan hal aneh lagi dalam anak-anak. Bahkan anak baik-baik terkadang masih ...
Komentar
Posting Komentar