Keutamaan Zikir
KEUTAMAAN /FADILAH BERZIKIR KPD الله SWT
Orang yang berdzikir adalah orang yang hidup hatinya dan sebaliknya.
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.”
[HR. Bukhari dan Muslim].
لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللهَ، إِلَّا حَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
“Tidaklah suatu kaum duduk berdzikir kepada الله , melainkan mereka dinaungi oleh para malaikat, diliputi oleh rahmat, turun kepada mereka ketengan dan الله SWT menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat (di langit).”
(HR. Muslim)
سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ. قَالُوا وَمَا الْمُفَرِّدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَالذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ
“Beruntunglah
al-Mufarridun para sahabat bertanya, siapa mereka al-Mufarridun wahai Rasulullah? beliau SAW menjawab, “Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada الله ”
(HR. Muslim)
أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالوَرِقِ، وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ ؟ قَالُوا: بَلَى. قَالَ: ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى
“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang sebaik-baik amal, lebih suci di sisi الله , akan mengangkat derajat kalian, ia lebih baik daripada berinfak dengan emas dan perak dan lebih baik bagi kalian dari pada bertemu dengan musuh lalu kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal lehar kalian?” mereka menjawab, tentu. Beliau SAW bersabda: “Dzikir kepada الله SAW.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
والله اعلم ب الصواب..
بارك الله فيكم..
(Copas WA)
Orang yang berdzikir adalah orang yang hidup hatinya dan sebaliknya.
مَثَلُ الَّذِيْ يَذْكُرُ رَبَّهُ وَالَّذِيْ لاَ يَذْكُرُ رَبَّهُ مَثَلُ الْحَيِّ وَالْمَيِّتِ
“Perumpamaan orang yang ingat akan Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya laksana orang yang hidup dengan orang yang mati.”
[HR. Bukhari dan Muslim].
لَا يَقْعُدُ قَوْمٌ يَذْكُرُونَ اللهَ، إِلَّا حَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَنَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
“Tidaklah suatu kaum duduk berdzikir kepada الله , melainkan mereka dinaungi oleh para malaikat, diliputi oleh rahmat, turun kepada mereka ketengan dan الله SWT menyebut-nyebut mereka di hadapan para malaikat (di langit).”
(HR. Muslim)
سَبَقَ الْمُفَرِّدُونَ. قَالُوا وَمَا الْمُفَرِّدُونَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَالذَّاكِرُونَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتُ
“Beruntunglah
al-Mufarridun para sahabat bertanya, siapa mereka al-Mufarridun wahai Rasulullah? beliau SAW menjawab, “Laki-laki dan perempuan yang banyak berdzikir kepada الله ”
(HR. Muslim)
أَلاَ أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ، وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ، وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالوَرِقِ، وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ ؟ قَالُوا: بَلَى. قَالَ: ذِكْرُ اللهِ تَعَالَى
“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang sebaik-baik amal, lebih suci di sisi الله , akan mengangkat derajat kalian, ia lebih baik daripada berinfak dengan emas dan perak dan lebih baik bagi kalian dari pada bertemu dengan musuh lalu kalian memenggal leher mereka dan mereka memenggal lehar kalian?” mereka menjawab, tentu. Beliau SAW bersabda: “Dzikir kepada الله SAW.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
والله اعلم ب الصواب..
بارك الله فيكم..
(Copas WA)
Komentar
Posting Komentar