Oleh: Anggie D. Widowati
Liburan telah tiba. Bila anda memiliki anak usia
sekolah atau remaja, tentu anda mikir-mikir, apa yang mesti dilakukan agar
anak-anak tidak jenuh. Apalagi liburan lumayan lama (2 minggu), sementara anda
dan suami tidak ada rencana liburan di luar kota.
Ada beberapa tip yang bisa dilakukan untuk
liburan di rumah:
1. Siapkan alat permainan kesukaan anak.
Pada liburan awal, anak-anak pasti suka bermain
dengan teman-temannya, bahkan mulai pagi sampai sore. Mereka merasa bebas
karena tidak sekolah dan bisa bermain seharian.
Anak-anak ini biasanya mengeluarkan sepeda mereka
dan bermain sepeda bersama. Permainan lain adalah bulu tangkis, sepak bola atau
basket.
Jadi barang-barang permainan yang selama ini di
simpan, keluarkan saja semua, termasuk alat-alat berenang, persiapan kalau
mereka mengajak berenang.
2. Keluar dari Rutinitas.
Kebosanan akan melanda bila sudah masuk hari
ketiga atau keempat. Anda bisa mengajak anak-anak menghias kamar mereka, atau
melakukan aktifitas di dalan rumah yang sifatnya bukan rutinitas.
Membersihan taman, menanam pohon, membuat kolam
ikan, mendaur ulang sampah, mengecat pagar atau mungkin membersihkan loteng
adalah kegiatan diluar rutinitas yang bisa anda pilih. Berilah hadiah setelah
tugasnya selesai.
3. Berkesenian dan Berkarya
Salah satu kegiatan yang akan menarik perhatian
anak adalah membuat karya unik, seperti prakarya dari bahan daur ulang, membuat
ukiran sederhana atau bermain musik di gudang.
Buatlah panggung kecil dan undang teman-temannya
ikut aktifitas seni dan kriya ini. Lalu siapapun yang hadir dipersilakan
menampilkan karyanya. Berpuisi, bernyanyi, sulap, stand up comedy, menari dll.
Dan pada moment itu juga, barang hasil karya
mereka dijual atau dipamerkan dalam bentuk bazar di garasi rumah atau teras depan.
4. Merapikan perpustakaan keluarga.
Saya sering melihat perpustakaan teman yang
berantakan. Liburan bisa dijadikan moment untuk menata perpustakaan itu sesuai
kategorinya.
Anak-anak bisa membantu memilah buku dan menata
ulang buku-buku tersebut di rak, pasti asyik. Setelah itu anak diharuskan
membaca buku favoritnya untuk kemudian diapresiasikan bersama, baik secara
lisan maupun tulisan.
5. Belajar Berbisnis.
Liburan
bisa dijadikan ajang untuk mengajari mereka berbisnis. Ajarilah cara berdagang
dengan fair (sesuai syariah), ajari pula cara membaca pangsa pasar, memilih
barang dagangan, promosi dan lain-lain.
Bila aktifitas ini berhasil, dan anak berminat
dibidang ini, bisa dilanjutkan setelah liburan usai.
6. Backpakeran (Bepergian santai dengan tas
punggung)
Bila anda tidak memiliki dana yg cukup untuk
liburan di luar kota, anda bisa mengunjungi tempat-tempat unik di kota anda
dengan packpakeran.
Tempat-tempat itu misalnya museum, panti jompo,
penjara (biarpun ga masuk, yg penting tahu), cagar alam, suku terasing yang
bisa dijangkau 3-5 jam jarak tempuhnya dll.
7. Olah Raga.
Untuk olah raga ini anda bisa sesuaikan dengan
hobbi anak, seperti futsal, badminton, berenang, atau bahkan naik gunung.
Demikian sekilas agar liburan anak menjadi
menyenangkan. Liburan di rumah juga asyik kan.
Jakarta, 22 Desember 2015
Komentar
Posting Komentar