Obscenity (Dukana), Kelainan Seksual Dimana Seseorang Mendapatkan Kepuasan Seksual Dengan Berkata Jorok atau Porno


Oleh: Anggie D. Widowati 

Kelainan seksual ini sering ditemui, tetapi tidak terlalu dikenal. Mungkin karena dianggap hal biasa, dan sudah menjadi makanan sehari-hari dalam sebuah kelompok sosial media, atau grup.
Beberapa hari yang lalu, saya kembali melakukan protes di sebuah grup sosial media. Masalahnya sepele, grup tersebut ada beberapa gelintir orang yang suka banget melontarkan banyolan yang sifatnya porno, alias jorok.
Saya sudah beberapa kali masuk kemudian keluar dari grup tersebut, dengan alasan yang sama, adanya guyonan porno yang ditujukan kepada saya, dan juga anggota perempuan yang lain, yang anehnya oleh sebagian dari mereka dianggap hal biasa. Padahal sebenarnya ada unsur harasmen seksual mengingat saya adalah seorang ibu dengan dua anak yang tentu saja sudah menikah.
Well, saya pun kembali membuka-buka buku kuliah di Fakultas Psikologi. Dan di dalam buku Psikologi Abnormal dan Abnormalitas Seksual, Karangan Dr. Kartini Kartono saya menemukan jawaban itu.
Di dalam buku tersebut disebutkan adanya kelainan seksual yang bernama Obscenity atau Dukana, yang merupakan pola tingkah laku, gerak-gerik, perkataan-perkataan, dan ekspresi lainnya yang bersifat erotis, yang berlangsung secara terang-terangan dan terbuka, tidak sopan, jorok dan menjijikkan.
Jadi kalau ada seseorang yang suka melakukan tindakan seperti ini, sudah selayaknya "dicurigai", apakah orang tersebut sedang malakukan aktifitas seksual, dan dengan perilaku kotornya, dia memang mendapatkan kepuasan.
Dalam dunia maya, sekarang pun sudah mulai dikenal adanya UU IT, yang bisa menjerat segala macam bentuk pembullyan dan pelecehan di media internet. Jadi menurut saya bagi yang masih bisa menahan diri untuk bercanda berlebihan dan berbau porno, itu artinya masih ada rem etika dalam dirinya.
Namun bila ini sudah menjadi kebiasaan, dan sama sekali tidak ada perasaan bersalah, maka bersegeralah menemui psikolog atau psikiater di dekat anda. Karena pada dasarnya kelainan seksual (abnormalitas seksual) semacam ini juga mengganggu orang lain, dan membuat mereka menjadi tidak suka.
Semoga bermanfaat.
12 December 2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengulik Stensilan Mesum Enny Arrow Era 1980-1990-an

Di Toilet

15 Ciri-ciri Anak Cerdas Istimewa dan Berbakat