Tentang Seorang Sahabat

Oleh: Tommy Bayu Sugara 


Sewaktu hujan-hujanan kemarin aku bertemu dengan masa kecilmu. Kau terlihat begitu lucu, cantik dan tentu saja menggemaskan.

Pada keesukan harinya, ketika di pasar aku bertemu dengan dirimu yang sudah dewasa. Tubuhmu gemuk dengan dua orang anak selalu menyertaimu. Kau masih kelihatan cantik tapi sudah tidak lagi menggemaskan.

Sore ketika hendak membeli obat di apothek aku kembali bertemu dengan dirimu. Kini kau terlihat sudah tua, lemah, keriput dan lamban gerak jalanmu. Sungguh, kau masih saja tetap terlihat cantik meskipun renta rapuh sudah tubuhmu. 

Dan hari ini, aku datang ke makam untuk ikut menguburkanmu. Kupetik bunga kamboja kutaruh di atas nisanmu. Atas nama cinta.

: untuk seorang sahabat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengulik Stensilan Mesum Enny Arrow Era 1980-1990-an

Di Toilet

15 Ciri-ciri Anak Cerdas Istimewa dan Berbakat